Terjemahan

Selasa, 09 Juli 2013

Menyambung Rambut? Jangan lakukan!

Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Ya Rasulullah, aku mempunyai seorang pengantin perempuan yang terserang penyakit cacar, sehingga rambutnya rontok, apakah boleh aku menyambungnya?" Rasulullah SAW menjawab, "Allah melaknat penyambung rambut dan wanita yang ingin disambungkan rambutnya." HR. Syaikhain dan Nasai)

Siapa yang sekarang tidak mengenal penyambungan rambut? Selain pemakaian wig yang sudah lama tren, ada lagi jasa untuk menyambung rambut. Jasa ini bisa didapatkan di salon-salon yang memang telah menguasai teknik tersebut. Secara sederhana, caranya yaitu dengan menambahkan rambut lain pada rambut tersebut, sehingga menjadi banyak atau menjadi lebih panjang.

Meski memberi hasil yang bagus, sebaiknya kaum muslim tidak melakukan hal ini karena perbuatan ini dinyatakan sebagai perbuatan haram! Selain didasarkan pada hadis di atas, dapat pula didasarkan pada hukum keharaman rambut palsu. Dalam syariat, rambut palsu hukumnya haram, karena tidak dianggap sebagai rambut, sehingga apabila digunakan untuk berwudu, maka hukum wudunya tidak sah!

Hadis di atas yang mengharamkan tindakan penyambungan rambut, didukung secara mutlak menurut mazhab-mazhab yang kuat. Bahkan jika benda yang digunakan untuk menyambung rambut adalah benda-benda lain seperti wol, kain atau pun benang sutra, semuanya tetap dihukumi haram. Seperti yang tersebut dalam HR Muslim, "Nabi SAW melarang perempuan menyambung rambutnya dengan apa pun."

Ada pendapat yang lain yang tidak kalah menariknya yaitu seperti yang diungkapkan Ahmad dan Alaits, bahwa penyambungan rambut terkandung unsur penipuan dan pemakaian benda yang dipertentangkan kenajisannya.

Namun, di luar semua itu, mengikat rambut dengan benang sutra berwarna atau hiasan lain yang tidak menyerupai rambut yang dimaksudkan hanya sebagai sarana untuk mempercantik para istri bagi suaminya, diperbolehkan. Sepanjang, sekali lagi, bukan dengan cara menyambung rambut. (Dikutip dari Tabloid Nurani/Gambar hanya sebagai ilustrasi dan bukan yang sebenarnya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar